Abida Blacker

Update Tentang Informasi Terbaru Dan Bermanfaat

DOA AGAR CEPAT HAMIL

Artikel terkait : DOA AGAR CEPAT HAMIL

Dalam kehidupan berumah tangga, tentunya ada juga pasangan yang mudah mendapatkan momongan dan ada juga yang sulit untuk mendapatkan nya. Semua itu tak lain karena kehendak atas Sang Maha Kuasa. Maka dari itu, Anda bersama pasangan harus selalu berdoa dan berikhtiar untuk segera mendapatkan momongan. Selain itu, Anda tak perlu ragu, takut apalagi berputus asa jika tak segera diberikan momongan ditengah-tengah kebahagiaan Anda bersama pasangan.Pasangan yang sudah menikah pasti mendambakan keturunan untuk melengkapi kehidupan. Namun layaknya harta, anak juga menjadi rahasia Tuhan dan tidak tahu kapan akan dihadirkan. Manusia hanya bisa berikhtiar dan berdoa agar keinginan menimang buah hati segera dikabulkan. 

Doa agar cepat hamil merupakan salah satu cara yang biasanya digunakan oleh pasangan Muslim yang sudah menikah untuk mendapatkan kehamilan dengan segera.Karena hadirnya buah hati di tengah-tengah cinta kasih pasangan membuat kebahagiaan keduanya semakin sempurna.
Doa ini tertulis dalam Alquran, beberapa diantaranya juga diamalkan oleh para Nabi yang begitu lama dikaruniai keturunan. Tentunya kita semua juga bisa membaca dan mengamalkannya. Urusan waktu kapan akan dihadirkan, biarkan menjadi rahasia Tuhan. 

Nabi Ibrahim AS penah menunggu sangat lama untuk mendapatkan keturunan. Namun beliau tidak pernah berhenti berusaha dan berdoa. Hingga akhirnya,dihadiahi Ismail AS yang begitu shaleh dan menjadi penerusnya menjadi Nabi Allah SWT. Doa Nabi Ibrahim Tersebut tertulis dalam Alquran surat Ash Shaffaat: 100).

**
Doa Nabi Ibrahim, yang telah lama menunggu kehadiran anak,

رَبِّ هَبْ لِي مِنَ الصَّالِحِينَ   

“Ya Allah, anugerahkanlah kepadaku anak yang shaleh.” (QS. As-Shafat: 100)

Syaikh Abdul Aziz bin Baz ketika ditanya, bolehkah orang yang lama tidak dikaruniai anak memohon kepada Allah denagn doa Zakariya di surat Al-Anbiya.

Jawaban beliau,

Tidak masalah melantunkan doa seperti yang disebutkan. Dan jika dia berdoa dengan selain teks ini, seperti membaca :

اللهم ارزقني ذرية طيبة ، اللهم هب لي ذرية صالحة

“Ya Allah, berilah aku keturunan yang baik, anugrehkanlah aku keturunan yang shaleh.”

**
Ada pula doa yang pernah dimunajatkan oleh Nabi Zakaria AS dan tertulis juga dalam Alquran yakni Surat Ali Imron: 38

رَبِّ هَبْ لِيْ مِنْ لَّدُنْكَ ذُرِّيَةً طَيِّبَةً إِنَّكَ سَمِيْعُ الدُّعَاءِ

“Ya Allah, anugrehkanlah aku keturunan yang baik dari sisi-Mu. Sesungguhnya Engkau Maha Memperkenankan Doa.” (QS. Ali Imran: 38)

Nabi Zakaria as adalah salah satu nabi. Beliau menyerukan tauhid,dan selalu beribadah kepada Allah swt dan memberikan hidayat kepada umat ke jalan yang lurus. Ketika sampai pada usia lanjut, beliau berpikir akan segera dijemput oleh Allah SWT maka beliau tenggelam dalam kesedihan.

Alasan kesedihan nabi Zakaria as adalah karena beliau tidak memiliki putera dan di antara orang-orang terdekat beliau tidak terdapat seseorang yang akan melanjutkan jalannya. Oleh karena itulah beliau sangat bersedih karena obor hidayat yang sejak dahulu menyala di dalam keluarganya dan turun menurun dari ayah-ayahnya akan padam.

Beliau sudah tua, istri beliau mandul, yang secara logika manusia, mustahil punya keturunan. Tapi bagi Allah lain. Dia Maha Kuasa untuk memberikan apa yang beliau harapkan. Allah mengabulkan doa Zakariya,

وَزَكَرِيَّا إِذْ نَادَى رَبَّهُ رَبِّ لَا تَذَرْنِي فَرْدًا وَأَنتَ خَيْرُ الْوَارِثِينَ * فَاسْتَجَبْنَا لَهُ وَوَهَبْنَا لَهُ يَحْيَى وَأَصْلَحْنَا لَهُ زَوْجَهُ إِنَّهُمْ كَانُوا يُسَارِعُونَ فِي الْخَيْرَاتِ وَيَدْعُونَنَا رَغَبًا وَرَهَبًا وَكَانُوا لَنَا خَاشِعِينَ

“Ingatlah kisah Zakaria, tatkala ia menyeru Tuhannya: “Ya Tuhanku janganlah Engkau membiarkan aku hidup seorang diri dan Engkaulah Waris Yang Paling Baik. Maka Kami memperkenankan doanya, dan Kami anugerahkan kepada nya Yahya dan Aku perbaiki isterinya (sehingga dapat mengandung). Sesungguhnya mereka adalah orang-orang yang selalu bersegera dalam (mengerjakan) perbuatan-perbuatan yang baik dan mereka berdoa kepada Kami dengan penuh harap dan cemas. Mereka adalah orang-orang yang khusyu’ kepada Kami.” (QS. Al-Anbiya: 89 – 90).

Satu teladan yang membuktikan hal ini dan layak untuk kita tiru, ketabahan Nabi Zakariya ‘alaihis salam.Walaupan sampai di usia senja, Allah belum memberikan karunia anak untuk beliau. Namun, beliau tidak pernah pupus harapan, sampaipun dalam kondisi yang membuat orang umumnya putus asa untuk memiliki anak. Dalam Alquran, Allah ceritakan perjuangan doa Nabi Zakariya,

ذِكْرُ رَحْمَتِ رَبِّكَ عَبْدَهُ زَكَرِيَّا (2) إِذْ نَادَى رَبَّهُ نِدَاءً خَفِيًّا (3) قَالَ رَبِّ إِنِّي وَهَنَ الْعَظْمُ مِنِّي وَاشْتَعَلَ الرَّأْسُ شَيْبًا وَلَمْ أَكُنْ بِدُعَائِكَ رَبِّ شَقِيًّا (4) وَإِنِّي خِفْتُ الْمَوَالِيَ مِنْ وَرَائِي وَكَانَتِ امْرَأَتِي عَاقِرًا فَهَبْ لِي مِنْ لَدُنْكَ وَلِيًّا (5) يَرِثُنِي وَيَرِثُ مِنْ آلِ يَعْقُوبَ وَاجْعَلْهُ رَبِّ رَضِيًّا (6)

Menyebutkan penjelasan tentang rahmat Tuhanmu kepada hamba-Nya, Zakaria (2). Tatkala ia berdoa kepada Tuhannya dengan suara yang lembut (3). Ia berkata “Ya Tuhanku, sesungguhnya tulangku telah lemah dan kepalaku telah ditumbuhi uban, dan aku belum pernah kecewa dalam berdoa kepada Engkau, ya Tuhanku (4). Sesungguhnya aku khawatir terhadap kerabatku sepeninggalku, sedang istriku adalah seorang yang mandul, maka anugerahilah aku dari sisi Engkau seorang putera (5), yang akan mewarisi aku dan mewarisi keluarga Ya’qub; dan jadikanlah ia, ya Tuhanku, seorang yang diridhai.” (6) (QS. Maryam: 2 – 6).

Kemudian Pada surat al-Anbiya’ [21], dalam rangka menyebutkan kisah para nabi as dan menyinggung kehidupan dan penghambaan mereka, ketika sampai pada nabi Zakaria as Allah swt berfirman: “Dan (ingatlah kisah) Zakaria, tatkala ia menyeru Tuhannya:

رَبِّ لا تَذَرْنى فَرْداً وَأَنْتَ خيْرُ الوارِثينَ

“Ya Tuhanku janganlah Engkau membiarkan aku hidup seorang diri dan Engkaulah Waris Yang Paling Baik”.[3]

Maka Allah swt berfirman: “Maka Kami mengabulkan doanya, dan Kami anugerahkan kepadanya Yahya dan Kami jadikan istrinya dapat mengandung. Sesungguhnya mereka adalah orang-orang yang selalu bersegera dalam (mengerjakan) perbuatan-perbuatan yang baik dan mereka berdoa kepada Kami dengan harap dan cemas. Dan mereka adalah orang-orang yang khusyuk kepada Kami”.

Dari beberapa doa-doa tersebut, Anda bisa memilih salah satu atau semuanya untuk selalu memanjatkan doa yang baik kepada Allah SWT untuk diberikan keturunan yang baik-baik atas Ridho-Nya. Selain dengan memanjatkan doa, sebaiknya pasangan Muslim dan muslimah tetap berusaha dan berjuang agar segera dikaruniai keturunan yang sholeh maupun solehah. Sebagai umat Muslim kita harus selalu berdoa dan mensyukuri apa yang telah diberikan oleh sang Pencipta. 
Allah SWT tidak akan pernah memberikan cobaan yang lebih berat yang tidak bisa ditanggung oleh hamba-Nya. Selain itu, kita sebagai umat-Nya jangan pernah berputus asa terhadap ketetapan dan ketentuan yang diberikan oleh Allah SWT. Selalu berusaha, berdoa dan tetap berikhtiar agar Allah SWT segera mengabulkan doa Anda semua.
Kuatkan keyakinan kita karena Kekuatan doa sebanding dengan kekuatan keyakinan. Karena itu, sebelum memohon kepada Allah, kuatkan keyakinan kita tentang kekuasaan Allah terhadap isi doa yang kita minta. Ketika kita hendak memohon keturunan kepada Allah SWT, tanamkan keyakinan secara mendalam bahwa Allah yang mengatur semua keturunan manusia.

لِلَّهِ مُلْكُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ يَخْلُقُ مَا يَشَاءُ يَهَبُ لِمَنْ يَشَاءُ إِنَاثًا وَيَهَبُ لِمَنْ يَشَاءُ الذُّكُورَ (49) أَوْ يُزَوِّجُهُمْ ذُكْرَانًا وَإِنَاثًا وَيَجْعَلُ مَنْ يَشَاءُ عَقِيمًا إِنَّهُ عَلِيمٌ قَدِيرٌ

“Hanya milik Allah kerajaan langit dan bumi. Dia menciptakan apa yang Dia kehendaki. Dia memberi anak perempuan kepada siapa saja yang Dia kehendaki, dan Dia memberi anak laki-laki kepada siapa saja yang Dia kehendaki. Atau Dia memberi sepasang anak perempuan dan laki-laki. Dia juga yang menjadikan siapa saja yang Dia kehendaki sebagai orang mandul. Sesunguhnya Dia Maha Mengetahui dan Maha Kuasa.” (QS. As-Syura: 49 – 50).

Dengan memahami hal ini, semangat kita untuk semakin berharap kepada karunia Allah akan menjadi lebih besar. kita akan semakin bersandar kepada Sang Kuasa dan tidak bosan mengulang-ulang doa dan permohonan kepada-Nya. Dengan semangat ini, diharapkan bisa menjadi sebab Allah memperkenankan doanya. Karena sekali lagi, kekuatan doa itu setingkat dengan kekuatan keyakinan dan semangatnya karena Doa salah satu senjata orang mukmin.

Jangan lupa juga iringi doa kita dengan banyak beristighfar dan memohon ampun kepada Allah SWT. Karena Allah menjanjikan banyak hal bagi orang yang banyak istighfar, salah staunya adalah anak. Allah menceritakan ajakan Nabi Nuh kepada umatnya,

فَقُلْتُ اسْتَغْفِرُوا رَبَّكُمْ إِنَّهُ كَانَ غَفَّارًا* يُرْسِلِ السَّمَاء عَلَيْكُم مِّدْرَارًا* وَيُمْدِدْكُمْ بِأَمْوَالٍ وَبَنِينَ وَيَجْعَل لَّكُمْ جَنَّاتٍ وَيَجْعَل لَّكُمْ أَنْهَارًا

“… istighfarlah kepada Rabb-mu karena sesungguhnya Dia Maha Pengampun. Niscaya Dia mengirimkan hujan kepadamu dengan lebat, memperbanyak harta dan anak-anakmu, dan menciptakan kebun-kebun dan sungai-sungai untukmu.” (QS. Nuh: 10-12).

Ada seseorang yang mengadu kepada Imam Hasan al-Bashri –ulama senior dari tabi’in– karena lama tidak punya anak. Orang itu meminta tolong agar Hasan mendoakannya supaya punya anak. Hasan al-Bashri mengatakan, “Perbanyak istighfar, memohon ampun kepada Allah.” Setelah ditanya, mengapa beliau memberi saran untuk banyak istighfar. Belliau menjawab,

ما قلت من عندي شيئاً ؛ إن الله تعالى يقول في سورة نوح :  ‏استغفروا ربكم إنه كان غفاراً ‏….

“Saya tidak menjawab dengan logikaku. Sesungguhnya Allah berfirman di surat Nuh (yang aritnya): istighfarlah kepada Rabb-mu karena sesungguhnya Dia Maha Pengampun… dst.” (Tafsir al-Qurtubi, 18:302).

Selain membaca doa untuk memohon kepada Allah SWT, kita manusia juga diperintahkan untuk terus berikhtiar agar harapan mempunyai momongan bisa segera terwujud. 
Misalnya melakukan program hamil, mengatur pola hidup sehat, banyak beramal saleh dan bersedeqah, mendekatkan diri kepada Allah dan terus merayuNya agar segera memberikan momongan. 
Semoga informasi tentang doa agar cepat hamil Ini bermanfaat bagi kita semua pembaca. Dan bagi pasangan yang belum dikaruniai anak, tetap bersabar dan berikhtiar terus menurus agar segera mendapatkan keturunan yang shaleh, shalehah dan sempurna.Amien Ya Rabbal Alamin.*















Artikel Abida Blacker Lainnya :

0 komentar:

Posting Komentar

Copyright © 2015 Abida Blacker | Design by Bamz